Menurut Kantor Berita ABNA, Menurut TOLOnews hari Kamis (26/8/2021), Zia Yad, seorang reporter media, tiba-tiba ditendang dan dipikuli milisi Taliban saat melaporkan kemiskinan dan pengangguran di Kabul.
Zia Yad mengatakan bahwa Taliban membawa semua akan media mereka.
Parviz Aminzadeh, wakil direktur Asosiasi Jurnalis Parwan prihatin dengan perlakuan Taliban terhadap jurnalis sejak 15 Agustus lalu, ketika mereka menguasai Afghanistan dan Kabul.
Sebelumnya, rumah direktur media lokal di provinsi Nangarhar dikepung oleh Taliban.
Langkah Taliban datang ketika kelompok itu meyakinkan orang-orang setelah mendapatkan kekuasaan di Afghanistan bahwa media bebas beroperasi dan perempuan bebas menjalankan aktivitasnya.(PH)
342/